Sejarah Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik

Sejarah Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik
Kabupaten Banyumas

Silahkan Unduh Disini

BAB II

PENGENALAN INSTITUSI

A. Sejarah Berdirinya Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik

(Kasbangpol) Kabupaten Banyumas

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kabupaten Banyumas didirikan berdasarkan Peraturan Darah Kabupaten Banyumas

Nomor : 12 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan tata Kerja Badan Kesatuan Bangsa, Politik dar1 Perlindungan Masyarakat Kabupaten Banyumas, berkedudukan sebagai unsur pelaksana tugas di bidang Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat di Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas , di pimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati Banyumas melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas.

Berdirinya Kesbangpol Kabupaten Banyumas awalnya bernama Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas).Sedangkan Kesbangpol sendiri sebelumnya bernama Badan Kesatuan Bangsa, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kabupaten Banyumas yang bentuk setelah pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Banyumas Bakesbangtiblinmas Kabupaten Banyumas saat itu merupakan gabungan dari berbagai instansi/bagian, yaitu gabungan dari Kantor Sospol Kabupaten Banyumas, bagian ketertiban serta Banyumas dan Mawil Hansip Kabupaten Banyumas. Bakesbangtiblinmas di bentuk berdasarkan Perda Kabupaten Banyumas Nomor 24 Tahun 2000 tentang pembentukan, Susunan Organisasi dan Tatakerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banyumas yang telah di ubah dengan Perda Kabupaten Banyumas Nomor 10 Tahun 2002.

Bakesbangtlblinmas Kabupaten Banyumas berkedudukan sebagai pelaksanaan tugas di bidang Kesatuan Bangsa, Kertlban dan Perlindungan Masyarakat di daerah Kabupaten Banyumas. Pada tahun 2004 Bakesbangtiblinms Kabupaten Banyumas dipecah menjadi dua instansi yaitu Bakesbanglinmas Kabupaten Banyumas dan Kantor Satpol Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyumas yang menjalankan fungsi di bidang ketertiban di daerah Kabupaten Banyumas. Bakesbanglinmas Kabupaten Banyumas di dirikan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 13 Tahun 2004 tentang pembentukan Susunan Organisasi dan Tata kerja Lembaga Teknis Daerah di Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Bakesbanglinmas Kabupaten Banyumas mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam menetapkan kebijakan, penanganan di bidang kesatuan bangsa dan pelindungan masyarakat.

Pada tahun 2008, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 12 Tahun 2008 tanggal 28 juni 2008, Bakesbanglinmas berubah menjadi Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolinmas). Pada unit kerja ini ada penambahan satu bidang kerja lagi yaitu Bidang Politik.

Bakesbangpolinmas Kabupaten Banyumas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Kasatnan Bangsa dan Politik Dalam Negeri serta Perlindungan Masyarakat. Untuk melaksanakan tugas pokok di bidang Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat, Bakesbangpollinmas Kabupaten Banyumas mempunyai fungsi sebagai berikut :

1. Perumusan kebijakan teknis di bidang Kesatuan Bangsa. Politik dan Perlindungan Masyarakat.

2. Penyusunan rencana dan program kerja badan.

3. Penyelenggaraan kegiatan di bidang Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat.

4. Pelaksanaan bimbingan, pembinaan, pengawasan, dan evaluasi di bidang Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat.

5. Penyiapan dan pemberian informasi bidang Kesatuan Bangsa. Politik dan Perlindungan Masyarakat.

6. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi pemerintah dan swasta.

7. Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan badan.

8. Pembinaan terhadap UPT dalam lingkup tugasnya.

9. Pelaksanaan tugas-tugas lain vang di berikan oleh Bupati.

10.Susunan Organisasi Kantor Kesbangpol Kabupaten Banyumas

Organisasi adalah keseluruhan aktivitas manajemen dalam pengelompokan orang-orang serta penetapan masing-masing.wewenang serta tangungjawab masing-masing dengan tujuan tercapainya aktivitas yang berdaya guna dalam mencapai tujuan yang telah di tentukan.

Sedangkan Susunan Organisasi Kantor Kesbangpol Kabupaten Banyumas terdiri dari :

1. Kepala Kantor

2. Keoala SubBagian TataUsaha

3. Kepala Seksi Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan

4. Kepala Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional

5. Kepala Seksi Kaahanan, Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi

C. Tugas dan Fungsi Masing-Masing Jabatan

I. Kepala Kantor

Memimpin Kantor Kesbangpol dalam melaksanakan penyusunan dan kebijakan daerah dibidang Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri untuk mewujudkan system politik di Kabupaten Banyumas yang demokratis.

Rincian Tugas :

a. Penyusunan tugas setrategis, program dan kegiatan sebagai bahan perencanaan.

Mempelajari dan menelaah ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas sebagai pedoman kerja. Membagi tugas dan memberikan pengarahan kepada bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam rangka sinkronisasi pelaksanaan tugas. Merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis merujuk kepada kebijakan umum nasional di bidang Bina ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Politik dan Kewaspadaan Nasional, serta Ketahanan Seni,Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi. Mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan pelalsanaan kegiatan di bidang Bina ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Politik dan Kewaspadaan Nasional, serta Ketahanan Seni,Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi.

II. Kepala Seksi Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan

Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pelaksanaan kegiatan, pembinaan dan pengawasan penyelenggara pemerintah serta peningkatan kapasitas aparatur Kespangpol di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan untuk mewujudkan sistem politik dl Kabupaten Banyumas yang demokratis.

Rincian Tugas :

Menyiapkan bahan penyusunan rencana seirategis, program dan kegiatan bahan perencanaan.

Mernpeiajarl dan menelaah ketemuan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas sebagai pedoman kerja.

Membagi tugas dan memberikan pengarahan kepada bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam rangka sinkronisasi pelaksanaan tugas.

Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis sebagai kebijakan umum nasional di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

a. Melaksanakan kegiatan di bidang ketahanan bidang ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

b. Membinaan penyelenggara pemerintah di Kecamatan, desa, kelurahan dan masyarakat melalui bimbingan, supervise dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi bidang ketahanan ideologi Negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

c. Mengawasi penyelenggaraan pemerintah di kecamatan, desa, kelurahan dan masyarakat di bidang ketahanan, di bidang ideology negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

d. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas aparat Kesbangpol di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela Negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

e. Memberikan ran dan pertimbangan kepada alasan baik lisan maupun tulisan.

g. Membimbing dan menilai kinerja bawahan untuk mengetahui prestasi kerja bawahan.

h. Melaporkan pelaksanaan kegiatan kepada atasan sebagai bahan evaluasi.

i. Melaisanakan kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya dalam rangka mencapai mjuan organisasi.

III. Kepala Seksi Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan

Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pelaksanaan kegiatan, pembinaan dan pengawasan penyelenggara pemerintah serta peningkatan kapasitas aparatur Kespangpol di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan untuk mewujudkan sistem politik dl Kabupaten Banyumas yang demokratis.

Rincian Tugas :

Menyiapkan bahan penyusunan rencana seirategis, program dan kegiatan bahan perencanaan.

Mernpeiajarl dan menelaah ketemuan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas sebagai pedoman kerja.

Membagi tugas dan memberikan pengarahan kepada bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam rangka sinkronisasi pelaksanaan tugas.

Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis sebagai kebijakan umum nasional di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

a. Melaksanakan kegiatan di bidang ketahanan bidang ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

b. Membinaan penyelenggara pemerintah di Kecamatan, desa, kelurahan dan masyarakat melalui bimbingan, supervise dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi bidang ketahanan ideologi Negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

c. Mengawasi penyelenggaraan pemerintah di kecamatan, desa, kelurahan dan masyarakat di bidang ketahanan, di bidang ideology negara, wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

d. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas aparat Kesbangpol di bidang ketahanan ideologi negara, wawasan kebangsaan, bela Negara, nilai-nilai sejarah kebangsaan dan penghargaan kebangsaan.

h. Memberikan ran dan pertimbangan kepada alasan baik lisan maupun tulisan.

i. Membimbing dan menilai kinerja bawahan untuk mengetahui prestasi kerja bawahan.

j. Melaporkan pelaksanaan kegiatan kepada atasan sebagai bahan evaluasi.

k. Melaisanakan kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya dalam rangka mencapai mjuan organisasi.

IV. Kepala seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional

Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pelaksanaan kegiatan, pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan

pemerintah serta peningkatan kapasitas aparatur Kesbangpol di bidang sistem dan implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, fasilitas pemilu, pilpres dan pilkada serta bidang kewaspadaan dini, kerjasama Intelkam, bina tenaga kerja, penanganan kon¿ik pemerintahan, penanganan kon¿ik sosial, pengawasan orang asing dalam lembaga untuk mewujudkan sistem politik di Kabupaten Banyumas yang demokratis.

Rincian Tugas :

a. Menyiapkan bahan penyusunan rencana setrabegis, program kegiatan sebagai bahan perencanaan.

b. Mempelajari dan menelaah ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas sebagai pedoman kerja.

c. Membagi tugas dan memberikan pengarahan kepada bawahan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas.

d. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja yang terikat dalam rangka¿ sinkronisasi pelaksanaan tugas.

e. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis menuju kepada kebijakan umum nasional di bidang sistem dan implementasi politik, kelembagaan politik pemerintah, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, fasilitas pemilu, pilpres dan pilkada serta bidang kewaspadaan dini, kerjasama intielkam, bina tenaga kerja, penanganan konflik penerimah, penanganan konflik sosial, pengawasan orang asing dalam lembaga.

f. Penyelenggaraan kegiatan di bidang sistem implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik. fasilitas pemilu, pilpres dan pilkada serta bidang kewaspadaan dini, kerjasama inteikam, bina tenaga kerja, penanganan konfik pemerintahan, penanganan konflik sosial, pengawasan orang asing dalam lembaga.

g. Membina penyelenggaraan pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, dan masyarakat melalui bimbingan, supervise dan konsultasi, perencanaan, penelitian, pemantauan, pengembangan dan evaluasi pelaksanaan di bidang sistem implementasi politik kelembagaan politik pemerintah, kelembagaan politik, budaya dan pendidikan politik, fasilitas pemilu, pilpres dan pilkada serta bidang kewaspadaan dini, Kejasama Intelkam, bina tenaga kerja, penanganan konflik pemerintah, penanganan koniiik sosial, pengawasan orang asing dalam lembaga.

Mengawasi penyelenggaraan pemerintah di kecamatan, desa, kelurahan dan masyarakat dibidang Kesbangpol dan system implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan poiitik,fasiiitas pemilu, pilpres dan pilkada serta bidang kewaspadaan dini, kerjasama intelkam, bina tenaga kerja, penanganan politik pemerintah, penanganan koniiik sosial, pengawasan orang asing dalam lembaga.

Penyelenggaraan peningkatan kapasitas aparatur Kesbangpol di bidang implementasi politik, kelembagaan politik pemerintahan, kelembagaan partai politik, budaya dan pendidikan politik, fasilitas pemilu, pilpres dan pilkada serta bidang kewaspadaan dini, kerjasama intelkam, bina tenaga kerja, penanganan konflik pemerintahan, penanganan konflik sosial, pengawasan orang asing dalam lembaga.

Memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik lisan maupun tulisan.

Membimbing dan menilai kinerja bawahan untuk mengetahui prestasi kerja bawahan. Melaporkan pelaksanaan kegiatan kepada atasan sebagai bahan evaluasi.

a. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

b. Kepala seksi Ketahanan, seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi

Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pelaksanaan kegiatan pembinaan, pengawasan dan penyelenggaraan pemerintahan serta peningkatan kapasitas aparatur Kesbangpoi di ketahanan dan seni budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan, dan penanganan masalah sodal kemasyarakatan serta di bidang ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi, fiscal dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, serta kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian untuk mewujudkan system politik di Kabupaten Banyumas yang demokratis.

Rincian Tugas:

a. Menyiapkan bahan penyusunan rencana strategis, program, dan kegiatan sebagai bahan perencanaan.

b. Mempelajari dan menelaah ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas sebagai pedoman kerja.

c. Membagi tugas dan memberikan pengarahan kepada bawahan dalam rangka melancarkan pelaksanaan tugas.

d. Melaisanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam rangka sinkronisasi pelaksanaan tugas.

e. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknik merujuk kepada kebijakan umum nasional di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan penanganan masalah sosial serta di bidang ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan,

investasi ¿skai, dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, serta kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian

Menyelenggarakan kegiatan di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan penanganan masalah sosial serta di bidang ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi fiskal, dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, serta kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian.

Membina penyelenggaraan pemerintah dl kecamatan, desa, kelurahan, dan masyarakat melalui bimbingan, supevise dan kortsuitasi, perencanaan dan penelitian, pemantauan, pengembangan, dan evaluasi di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan penanganan masalah sosial serta di bidang ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi fiskal, dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, serta kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian.

Mengawasi penyelenggaraan pemerintah di kecamatan, desa, kelurahan dan kecamatan di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan penanganan masalah sosial serta di bidang ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi fiskal, dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, serta kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian.

Menyelenggarakan peningkatan kapadlas aparatur Kesbangpol di bidang ketahanan seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya, organisasi kemasyarakatan dan

penanganan masalah sosial serta di bidang ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi fiskal, dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, serta kebijakan dan ketahanan ormas perekonomian.

Memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan balk secara lisan maupun tertulis.

Membimbing dan menilai kinerja bawahan untuk mengetahui prestasi kerja bawahan.

Melaporkan pelaksanaan kegiatan kepada atasan sebagai bahan evaluasi.

Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan

bidang tugasnya dalam angka pencapaian tujuan organisasi.

D. Visi dan Misi Kantor Kubangpol Kabupaten Banyumas

1.Visi:

“Terwujudnya suatu masyarakat yang sejahtera, berbudaya, berkepribadian dan demokrasi”.

2.Misi:

a. Menumbuhkembangkan masyarakat sejahtera dalam kehidupan yang harmonis dalam kemajemukan.

Menciptakan stabilitas daerah yang kondusif dalam mendukung pelaksanaan pemerintah yang bersih dan berwibawa.

b. Meningkatkan kemandirian lembaga politik, ekonomi dan kemasyarakatan yang berada saling dan berbudaya sebagai perekat pembangunan kesejahteraan masyarakat.

c. Meningkatkan kemandirian lembaga politik dalam upaya deteksi dini mentasiiitasl aspirasi masyarakat yang berkembang dan penyelesaian masyarakat yang di tlmbulkan di tengah-tengah masyarakat.

d. Menciptakan dan memperkokoh situasi politik, ekonomi, social dan budaya, agama, kemasyarakatan serta peranan yang aktif dan dinamis.

f. Tata Ruang Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Banyumas

Untuk mendptakan suasana kantor yang mendukung jalannya operasional agar sesuai dengan tujuan organisasi diperlukan tata ruang kantor yang serasi. Tata ruang kantor di katakan serasi apabila penyusunan alat-alat kantor pada posisi yang tepat, serta pengaturan tempat yang dapat menimbulkan kepuasan kerja bagi para pegawai. Tery (1958:3480) menyatakan, “tata ruang kantor adalah penentuan mengenai kebutuhan-kebutuhan ruang dan tentang penggunaan secara terperinci dari ruang ini untuk menyiapkan suatu susunan yang praktis dari faktor-faktor fisik yang di anggap perlu bagi pelaksanaan kerja perkantoran dengan biaya yang baik".

Tata ruang perkantoran yang baik akan bermanfaat bagi organisasi yang bersangkutan dalam menyelesaikan pekerjaan. Pada pokoknya akan di peroleh keuntungan-keuntungan sebagai berikut :

1. Mencegah penghamburan tenaga dan waktu para pegawai karena berjalan mondar-mandir yang sebetulnya tidak perlu.

2. Menjalin kelancaran proses pekerjaan yang bersangkutan.

3. Memungkinkan pemakaian ruang kerja secara e¿sien, yaitu suatu luas lantai tertutup dapat dipergunakan untuk keperluan yang sebanyak - banyaknya.

4. Mencegah para Pegawai di bagian lain terganggu oleh publik yang akan menemui suatu bagian tertentu.

Pada Kesbangpol Kabupaten Banyumas tata ruang kantornya menggunakan prinsip tata ruang tertutup sehingga terdapat adanya pembagian yang terdiri atas kamar - kamar sesuai dengan jabatan, tugas dan wewenang yang di pegangnya. Pedoman penyusunan tata ruang kantor ada beberapa macam :

Pedoman kantor im dalam proses pelaksanaanya dapat menempuh jarak yang sedemikian rupa.

Rangkaian aktifitas tata mang dapat mengalir dengan lancar.

Segenap ruang dapat dipergunakan secara efisien untuk kelancaran setiap pekerjaan- Kesehatan dan kepuasan Pegawai tetap terjaga.

Pengawasan terhadap pekerjaan tetap beriangsung secara memuaskan. Pihak luar yang mengunjungi kantor hendaknya mendapat kesan yang baik tentang organisasi tersebut.

Susunan tenaga kerja dapat di pergunakan untuk berbagai pekerjaan dan mudah di rubah bila perlu

b.Tata Ruang Kantor Tertutup

Pada susunan inl tata ruang kantor untuk bekerja terbagi menjadi dua dalam beberapa satuan. Pembagian ini dapat terjadi karena keadaan gedungnya terdiri atas kamar - kamar atau sengaja dibuat pemisah buaran/ skat. Ruang terpisah bisa terbuat dari dinding kaca, tembok dan lain - lain. Kebaikannya antara lain ; Pengawas dapat bekerja lebih tenang, pembicaraan rahasia dapt terjamin, keamanan surat - surat dan data lain dapat lebih terjamin , penataan mang dapat di atur sendiri menurut selera Karyawan.

Tata Ruang Kantor KesbangpolTerbuka

Menurut susunan ini ruang kerja tidak terpisah - pisah . Kebaikannya antara lain ; Meningkatkan pengawasan yang lebih efisien

terhadap Karyawan, lebih mudah untuk mengadakan hubungan kerja antara sesama Pegawai, memudahkan tersebarnya cahaya dan peredaran udara jika terjadi penambahan Karyawan, alat Kantor ataupun perubahan mengenal proses penyelenggaraan suatu pekerjaan ( The Liang Gie, 1999).

Gambar 1 : Denah Tata Ruang Kesbangpol

A

1. Ruang Kepala

2. Ruang tamu

3. Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional

4. Seksi Ketahanan Seni,Budaya,Ekonomi,Agama dan Ketahanan Masyarakat

5. Mushola

7. Ruang Tata Usaha

8. Seksi Bidol dan Wasbang

9. Runag Kominda

10.Ruang Rapat/Pertemuan

11.Dapur dan kamar mandi.

12.Gudang Alat Sarana