Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat

Kamis, 28 Desember 2017 | 7143 Kali
Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat

TUMIYANG ;Pada Hari Selasa 19/12/ 2017 pukul 10.00 s.d. 13.00 WIB bertempat di Balai Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen telah dilaksanakan Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa Bagi Masyarakat se-Wilayah Kecamatan Pekuncen yang diikuti kurang lebih 90 orang.

Bertindak sebagai pemateri:
1. Drs. Setia Rahendra, M.Si
2. Bpk. Wanto Tirta (Budayawan)
3. Bpk. Bambang Widodo (Akademisi Budayawan)

Peserta:
1. Perangkat dan BPD Desa se-Kecamatan Pekuncen.
2. Perwakilan PKK se-Kecamatan Pekuncen
3. Karang Taruna
4. Ormas

Kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala Kesbangpol Kabupaten Banyumas. Penyampaian beliau adalah dengan adanya kegiatan seperti ini akan meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di lingkungan masyarakat. Sosialisasi dipandu oleh Amrin Maruf, S.Sos, M.Si (Camat Pekuncen)

Inti Penyampaian materi:
1. Drs. Setia Rahendra, M.Si (Aktualisasi Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa dalam Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa) : Budaya Indonesia mengandung nilai-nilai yang luhur. Setiap budaya memiliki nilai luhurnya masing masing yg memiliki ciri khas. Walaupun begitu masyarakat Indonesia mempunyai tujuan yang sama yaitu menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. Seperti filosofi sapu lidi Indonesia tidak akan kuat apabila setiap suku dan budaya berdiri sendiri, seluruh komponen bangsa Indonesia harus bersatu agar menjadi kuat. Bangsa Indonesia harus terus melestarikan nilai luhur tanpa mengesampingkan toleransi antar suku, ras,  budaya dan agama.
2. Wanto Tirta (Budaya Bangsa Sebagai Alat Pemersatu Bangsa) : Budaya bisa berbentuk benda atau pola perilaku. Budaya diciptakan dan diwariskan dari generasi ke generasi dengan tujuan menyampaikan nilai luhur atau pesan moral. Budaya dapat menjadi alat untuk mempersatukan masyarakat.
3. Bambang Widodo (Penguatan Nilai Luhur Budaya Bangsa dalam Peningkatan Pengembangan Wawasan Kebangsaan) : Indonesia terdiri dari beragam suku budaya dan agama, namun tidak dibetulkan ada sebuah kaum mayoritas untuk mendiktaktor kaum minoritas. Semua mempunyai hak yang sama sebagai warga negara. Karena apabila tidak maka akan ada kaum kaum minoritas yang merasa tidak nyaman lalu berusaha untuk memisahkan diri dari NKRI (merdeka). Budaya yang ada di Indonesia memang beragam namun sebenarnya mempunyai nilai luhur (nilai toleransi, gotong royong dll) yang sama yang bertujuan untuk mempersatukan bangsa Indonesia.

Harapan dengan dilaksanakanannya kegiatan ini:
1. Masyarakat untuk terus melestarikan (nguri-uri) budaya minimal kepada keluarga agar jatidiri bangsa Indonesia dapat tumbuh dan berkembang kembali.

Related Posts

Font
Rabu, 30 Januari 2019

Komentar