Study Komparatif Rombongan Kesbangpol Banyumas

Rabu, 03 Juli 2019 | 4118 Kali
Study Komparatif Rombongan Kesbangpol Banyumas

KESBANGPOL ; Pada Tanggal 27 Juni 2019, telah dilaksanakan Kunker Studi Komparatif ke Badan Kesbangpol Kab. Tulung Agung, Prov. Jatim dengan, dengan acara sbb:

Pejabat yg hadir Rombongan Kesbangpol Banyumas :
1. Aspem
2. Ka Kesbangpol Bms
3. Para Kasi Kesbangpol Kab Banyumas
4. Pengurus Partai Politik Kab Banyumas

Pejabat dari Kesbangpol Tulungagung
1. Kabid Politik ( Bp. Prastoyo)
2. Kabid Hub Kelembagaan (Ibu Nina)
3. Kasubdit Ormas ( Ibu Siti Khotimah)
4. Kasubdit Bina Program ( Bp Eko)

Acara dimulai pukul 09.00 sd 11.00. WIB

1. Acara dibuka oleh Ibu Nina, mewakili Kaban ( Bapak Didi) yang saat ini Dinas luar, utk menerima Kunjungan Kesbangpol Studi kompartif dari Kesbangpol Kab. Banyumas pertama menyampaikan permohonan maaf Bapak Bupati sedang Dinas ke Payakumbuh, harapan kami tidak kecewa, sugeng rawuh, disampaikan bahwa Kab Tulungagung mempunyai 19 Kecamatan dan 257 desa serta 14 Kelurahan dengan batas timur kota blitar sebelah utara adalah Kediri, sebelah barat trenggalek dan sebelah selatan samudra hindia. Wisata budaya, wisata kuliner ciri khas tulung agung adalah Lodoh, kafe angkringan. Moyoritas pekerjaan Wiraswasta home industri, yang tergabung AKU yaitu Asosiasi Kelompok Usaha. Ada Konveksi. Ada juga sentra Industri terkenal dengan Marmer.

2. Kantor Kesbangpol Kab Tulungagung adalah Tipe B terdiri Kepala Badan, Sekretaris ada 3 Bidang, membawahi 1 Subdit, Bidang Kelembagaan, Bidang Integrasi Kosong, Bp Prastoyo adalah Kabid Politik. Siti khotimah adalah Kasubdit Ormas, Kasubdit Keuangan, Kasubdit Bina Program Bp Eko, Kasubdit Kewaspadaan

3. Penyampaian Bp Sriyono, Aspem Setda Kab Banyumas yang pada intinya menyampaikan saya selaku Ketua Rombongan
- pertama Silaturahmi, kalau riwayat pengalaman pekerjaan saya sudah keliling 16 SKPD dan dilanjutkan    memperkenalkan rombongan baik dari Kesbangpol Banyumas dan Pengurus Politik yang berjumlah 27 orang.
- Banyumas mempunyai terdiri 26 OPD semua eselon II dan masih ada eslon III yaitu Kesbangpol dan BPBD, nanti bisa membandingkan, jumlah penduduk Tulungagung sekitar 1.105. 000 orang.
- Menyampaikan Tujuan
Kegiatan sharing informasi
Kususnya terkait
Bantuan Partai, sesuai Permendagri 38 dalam Permendagri per 1 satu suara sah Parpol menerima bantuan Rp 1500. Lebih dari itu untuk menaikan harus KKD dilaporkan Mendagri. Ditetangga sebelah sudah lebih besar Banpol dan kami berkeinginan lebih dari dari yg sekarang, bagaimana proses Kab Tulung agung mengajuan permohonan kenaikan Banpol.
- Kedua Di Kab. Tulung Agung berapa Banpol yang diberikan berdasarkan Pemilu Pileg 2019 akan memberikan anggaran berapa. Anggaran Tahun 2020, apakah akan dilakukan pergeseran.
- Ketiga dengan hasil Pileg hasil 2019 yang belum dapat, Bagaimana yang harus dua tahap.
- Tentang Keberadaan Forkopimda tentang Honor dan Keberadaan Kominda, dan sekarang masuk BIN, sedangkan Bupati memerlukan informasi utk mebganbil kebijakan, dengan dibubarkan Kominda Kesbanngpol bagaimana mendapatkan informasi ttg Ekonomi, Inflasi dll, Dibanyumas masih dikemas dengan acara Gendu2 rasa, Bagaiamana kalau di Kesbangpol Kab Tulungagung.

Jawaban dan penjelasan Kesbangpol Tulung agung oleh Ibu Nina
1. Proses Banpol ada 2 tahap
2. Forkopimda masih aktif pertemuan.

Dilanjutkan penyampaian oleh Bp. Prastoyo
Menyikapi Permendagri 36/2018 Kesbangpol Tulung Agung telah melalukan komunikasi dengan Komisi A sebelumnya Banpol sebesar 1.800 sekian rupiah, untuk dinaikan menjadi Rp. 2.500 , Ada 2 tahap cara menyikapinya sesuai dengan Permendagri no 38/2018
Keberadaan Kominda di Kesbangpol Tulungagung sekarang masuk dititipkan ke FKDM.  Sejak tahun 2012 membentuk BIN, BNN, Imigrasi, Satpol, Lapas, Kodim, Polres, hampir setiap bulan diadakan pertemuan, menganggarkan HR bagi Kominda. Permendagri 2/2018, akan membuat
1. Pusat Informasi Kewaspadan
2. FKDM

Ada 2 perguruan pencak silat Pagar Nusa sama Setia Hati Teratai yang perlu diwaspadai di Kabupaten Tulungagung.

4. Dalam sesi tanya jawab ada dari Pertanyaan dari PDI dari Kab Banyumas Bp Ari, di Banyumas sama di Tulungagung beda beda tipis, di Tulungagung PDI peringkat pertama, artinya demokrasi bagus, pertanyaan simple yaitu Bagaimana mekanisme pengusulan kenaikan banpol smpai disetujui. Dari Kesbangpol Tulungagung memberi Jawaban bahwa proses diawali dengan komunikasi dan koordinasi dgn instansi terkait antara lain BKD Bappeda, dan konsultasi dengan KOMISi A untuk pengajuan anggaran 2020.

5. Kesbangpol Kab Banyumas menanyakan terkait dengan
Permendagri 100 ad 104, bagaimana penguatan kelembagaan, kami telah melakukan proses evaluasi bagaimana Kesbangpol Tulungagung

Jawaban dri Kesbang Tulung Agung, kami melakukan dari Aspek komunikasi politik untuk mengajukan, kenaikan Banpol sampai disetujui. Bisa menaikan ke eselon A. aspek-aspek non teknis. Bakesbangpol Tulung agung Sebelum Bakesbanlinmas, sekarang sedang melakukan evaluasi utk dinaikan ke Esselon A. Hasil pertemuan Kesbangpol seJatim tahun 2020 sd 2021 semua akan menjadi Badan dengan ditingkatkan kinerja, dengan membentuk Forum-forum.

Sebelum acara diakhiri Bp Sriyono Aspem Kesra, memberikan penekanan sbb

1. Terkait kenaikan Banpol agar Pengurus Partai Politik untuk menyampaikan Fraksinya utk dibahas dlam pandangan umum, dalam.perubahan APBD. Sebenarnya bisa aja kalau dinaikan dengan.mengurangi dana Aspirasi yang saat ini 210 M tertinggi di Jawa Tengah.

2. Utk penguatan kelembagaan Kesbangpol Banyumas, kalau di hitung dari jumlah penduduk dengan angka 801, sehingga ajukan aja ke tipe A, kita bisa A, utk kekurangan pegawainya gampang. Urusan BKDD yang menyesuaiakan, jangan seolah olah Kesbangpol instasni buangan, tpi instansi penentu, apabila tidak dapat informaai dri kesbang Bupati utk menentukan kebiajakan. Utk Kesbangpol jangan mengajukan B tapi A tunjukan kepada Bupati ke tingakat A.

Related Posts

Font
Jumat, 26 April 2019

Komentar