Mewujudkan Pilkades Serentak tahun 2019 Yang Aman, Damai dan Menyenangkan

Selasa, 16 Juli 2019 | 1844 Kali
Mewujudkan Pilkades Serentak tahun 2019 Yang Aman, Damai dan Menyenangkan

KESBANGPOL ; Pada hari Selasa 16 Juli 2019 pukul 09.00 s.d 12.30 di Rumah Makan Oemah Daun Purwokerto telah berlangsung Silahturahmi Forkopimda dengan Forkopimkec "Mewujudkan Pilkades Serentak Yang Aman Damai dan Menyenangkan", yang diselenggarakan oleh Kantor Kesbangpol Banyumas, dihadiri oleh sekitar 100 orang.

A.    Hadir dalam kegiatan tersebut :

  1. Ir. Achmad Husein (Bupati Banyumas)
  2. Letkol Inf. Candra, SE.M.I.Pol (Dandim 0701/Banyumas)
  3. Kompol Mugiman (Kabag Sumda Polres Banyumas)
  4. Srie Yono, SH.MSi (Asspem Kesra Sekda Banyumas)
  5. Drs. Setia Rahendra, MSi (Ka Kantor Kesbangpol Banyumas)
  6. Drs. Imam Pamungkas BN, MM (Kasatpol PP Banyumas)
  7. Kartiman, SH. MHum (Ka Dinsospermades Kab. Banyumas)
  8. Drs. Joko Setiono (Kabag Pemerintahan Setda Banyumas
  9. Ka OPD Banyumas terkait
  10. Forkopimkec se-Kab. Banyumas

 B.   Laporan penyelenggara oleh Drs. Setia Rahendra, MSi (Ka. Kesbangpol Banyumas) pada intinya :

1.Maksud tujuan kegiatan adalah terciptanya masyarakat yang damai, kondusif dan terhindar dari konflik horizontal  serta menjamikan keberlangsungan komunikasi antara pimpinan daerah dengan para pimpinan tingkat kecamatan.

2.Hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan rakor adalah :

1) kondisi masyarakat yang damai, kondusif dan terhindar daribkonflik horizontal dalam rangka pelaksanaan Pilkades Serentak 2019

2) ternjalinnya komunikasi yang erat antara pimpinan daerah dengan masyarakat di Kabupaten Banyumas

3) terciptanya sinergitas Forkopimkec dengan elemen masyarakat desa sehingga penanganan potensi kerawanan bisa ditangani secara efektif dan efisien.

Diharapkan media silahturahmi ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta sehingga apa yang diharapkan dari silahturahmi ini dapat tercapai secara optimal.

Identifikasi dari awal Menerima WA dari salah satu bakal calon Kades yang tidak lulus saat test seleksi Randegan Kebasen

a.  Sambutan oleh Ir. H. Achmad Husein (Bupati Banyumas) intinya:

1.  Pada pelaksanaan Pilkades di 257 desa, Aparat TNI Polri kalau dilihat dari semuanya jumlahnya kita sangat terbatas, satu desa kira-kira petugas kita ada berapa diantaranya 2 TNI, 4 polisi 10 linmas.

2.  Saya minta harus sudah ada identifikasi persoalan, karena persoalan itu kan punya karakter dan masing-masing Kecamatan sudah melakukan pemetaan.

3.  Mohon pembahasan di sini nanti langsung masuk kepada kira-kira kita harus melakukan apa supaya tidak terjadi sesuatu.

4.  Identifikasi semuanya itu dengan cermat agar kalau ada permasalahan sekecil apapun kita sudah tahu lebih dahulu, kemungkinan besar waktu yang paling panas adalah pada tangal 18 ,19 dan 20 masa-masa kampanye,

Saya minta Patroli gabungan keliling dan menanyakan kalau di jalan menemui orang yang sedang berkerumun tanyakan situasi nya, Karena pada tanggal 23 Juli adalah hari H untuk pemilihan pilkades, Untuk wuwur pasti ada dan dilaksanakan biasanya pada hari tenang yaitu tanggal 21 dan 22 perlu di awasi kalau ada tanda tanda wuwur kita cegah, waspadai setelah pengumuman biasanya dari pendukung calon kades gagal pasti akan mengangap yang menang itu curang dan membuat keributan.

b.  Sambutan oleh Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol (Dandim 0701/Banyumas) intinya :

1.  Didalam Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 bahwa operasi militer selain perang (OMSP) adalah salah satunya membantu pemerintah daerah dan membantu tugas kepolisian, jadi tugas pokok kita juga menjaga dan melindungi masyarakat bangsa dan negara Indonesia, kita melihat dan mencermati perkembangan situasi sekarang ini apalagi Pasca Pilpres dan Pileg.

2.  Pemda, TNI dan Polri ini merupakan tiga pilar yang memang kita perlu saling keterkaitan saling mendukung kemudian harus bersama-sama apalagi dalam menghadapi situasi masyarakatnya Banyumas sangat banyak dengan berbagai macam dan desanya 257 sementara tadi sudah di sampaikan panitia cuma 7 sehingga kita perlu fokus.

3.  Kita juga sudah fokus memetakan sebenarnya daerah mana saja yang berpotensi memiliki kerawanan mungkin kalau yang belum masuk di sini juga bisa ditambahkan sambil berjalannya waktu ini karena memang semuanya ini bisa berpotensi, semuanya tenang ada yang seperti air itu kalau airnya tenang di atas rupanya dibawa menghanyutkan juga.

4.  Kejadian di wilayah Buton konflik masyarakat antar Pemuda akhirnya bakar-bakaran 87 rumah terbakar, korban jiwa 2 orang penduduk masyarakat sampai mengungsi akibat konflik persilisihan antar kampung dan kita mengantisipasi hal serupa di buton jangan sampai merembet ke Banyumas.

5.  Kita mencoba memetakan daerah kerawanan-kerawanan yaitu terkait dengan mulai dari adanya money politik dan kampanye hitam, adanya calon yang tidak lulus seleksi dan dia memiliki pendukung kemudian ada juga yang saling berhadapan satu sama yang lain, contoh ada beberapa desa di kecamatan Pekuncen ada 6 Desa dimana calonnya hanya ada dua sehingga harus diwaspadai.

6.  Dalam penyusunan DPT acuannya data pemilih KPU, Kemudian pada tahap masa kampanye dan masa tenang, kita TNI Polri bersama karena terbatasnya pengawas dalam 257 Desa juga dari Tim Sukses Apabila terjadi gesekan agar diwaspadai jangan sampai terjadi tujuan ataupun objek-objek yang ada di wilayah ini juga termasuk mobilisasi masa satu lawan satu bisa juga terjadi gesekan masa pendukungnya.

7.  Kami Dari Kodim melibatkan 514 personel untuk mengamankan Pilkades serentak ini kemudian tiap tiap Desa itu ada 2 orang babinsa 4 Orang Polri dan 10 linmas, mungkin tidak terlalu banyak tetapi dengan bersinergi dengan bersama-sama saya yakin konduktivitas dan keamanan wilayah Banyumas akan kita jamin aman dan dapat berlangsung dengan baik, selain itu 1 SST 30 orang kita siagakan apabila memang ada butuh penanganan yang melibatkan pasukan. lebih baik kita siap dari pada kita kecolongan.

c.  Sambutan oleh Kompol Mugiman SH. Mh ( Kabag Sumda mewakili Kapolres Banyumas) intinya:

1.  Harapan kita Pilkades serentak yang aman sejuk dan damai kemudian situasi secara umum bahwa Polres Banyumas untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam rangka upaya memilih calon pemimpin yaitu yang rencananya akan dilaksanakan pada hari selasa tanggal 23 juli 2019 artinya aman terkendali demikian secara khusus selesainya dengan pelaksanaan pilkades serentak di 257 Desa.

2.  Tidak menutup kemungkinan bahwa suhu politik ini akan meningkat dari para calon yang calonnya lebih dari 5 calon, yang harus dilaksanakan dengan ujiannya di Banyumas ada mantan kepala Desa sudah mencalonkan ikut ujian tertulis tetapi tidak lulus ini juga merupakan suatu kerawanan.

3.  Kemudian untuk masyarakat Banyumas sendiri ini sangat antusias terhadap kegiatan secara serentak sedangkan lokasi yang dipilih untuk pemungutan suara adalah mencari lokasi yang terbuka yang luas yang bisa menampung semua masyarakat yang akan melaksanakan Pilka…

4.  Dalam hal ini punya tugas pokok bersama-sama dengan TNI Polri terkait dan Mitra Kamtibmas lainnya akan menyelenggarakan Patroli bersama di Wilayah Kab. Banyumas di 257 Desa pelaksanaan Pilkades, dari kerawanan dari hasil penyelidikan atau pemantauan pihak Polres dari 257 Desa, 249 desa ini tergolong daerah yang aman sedangkan ada 8 Desa memiliki kerawanan tertentu.

5.  Adapun desa rawan lada Pilkades Serentak diantaranya :

1) Desa Banjarsari Wetan Kecamatan Sumbang

2) Desa gunung Lurah, desa panembangan Kecamatan Cilongok

3) Desa Tipar Kidul Kecamatan Ajibarang

4) Desa karangdadap. Desa Pajerukan dan Desa Kaliori Kecamatan Kalibagor

5) Desa ketenger Kecamatan Baturaden

  1. Dalam rangka menanggulangi budaya wuwur, kami sudah membentuk tim judi Pilkades serentak 2019 dan akan menindak tegas segala macam wuwur dan perjudian.

d.  TNI Polri Netral, dari TNI ada 2 Ibu Persit yang mencalonkan pilkades dari Polri ada 1 anggota Polri yaitu di wilayah Desa Kedungwringin Kec.  Patikraja atasnama Warsiman.(adm/ys)

Related Posts

Komentar